Dear Milenial, Inilah 7 Langkah Aman Menggunakan Headphone

Semakin berkembangnya teknologi, generasi milenial juga dituntut untuk dapat beradaptasi dan turut menjadi penggunanya. Tidak hanya menggunakan smartphone atau laptop, tetapi juga perangkat lainnya misalnya, headphone.

Headphone telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Penggunaan headphone merupakan sesuatu yang lazim bagi banyak orang. Perangkat ini dipakai untuk berbagai kepentingan, mulai dari teman perjalanan, sarana hiburan, hingga urusan pekerjaan.

Headphone masa kini hadir dengan teknologi yang canggih. Baru-baru ini sedang populer headphone model wireless atau nirkabel dengan menggunakan konektivitas bluetooth. Dengan begitu, Bluetooth akan mengirimkan sinyal audio melalui gelombang radio dari perangkat sumber seperti, ponsel, dan pemutar digital.

Kamu juga bisa mendengar musik tanpa harus repot, memasang kabel ke port smartphone, laptop atau komputer. Jadi, saat mendengarkan musik atau suara, dari perangkat tersebut hasil yang didapat lebih jernih dan praktis.

Headphone biasanya hadir dalam bentuk yang cukup besar dengan penyambung di bagian tengah kepala dan memiliki 2 sumber suara untuk bagian telinga kanan dan kiri. Ada beragam merek headphone dengan masing-masing keunggulannya, tergantung dari harga dan kualitasnya.

Di saat kamu menggunakan perangkat tersebut, biasanya suara yang kamu dengar pastinya akan lebih jelas terdengar. Suara-suara bising di sekitar kamu juga ikut teredam karena alunan musik langsung masuk ke telinga kamu.

Headphone memungkinkan satu pengguna mendengarkan sumber audio secara pribadi. Berbeda dengan loudspeaker, yang memancarkan suara ke udara terbuka untuk didengar siapa saja yang berada di sekitar kamu.

Tidak ada yang salah sebenarnya dengan kebiasaan mendengarkan musik menggunakan headphone di berbagai kesempatan. Namun, jika tidak dilakukan dengan hati-hati, penggunaannya bisa menyebabkan banyak gangguan kesehatan.

Paling ekstrim, hal bisa menyebabkan kehilangan pendengaran alias tuli. Walau begitu, sebenarnya headphone tidak secara langsung dapat menimbulkan risiko kesehatan. Namun, risikonya ada pada volume dan lamanya waktu yang kamu habiskan untuk mendengarkan lagu, menonton video, atau berbincang dengan teman di smartphone.

Dengan begitu, headphone yang kamu pakai akan terus menutupi lubang telingamu sepenuhnya. Ketika kamu sedang bepergian baik di kereta, bus, atau ojek, bisingnya suara dari sekitar membuat kamu mengeraskan volume saat mendengarkan musik dengan headphone.

Semakin keras suara, maka akan semakin cepat hal tersebut dapat menimbulkan luka pada telinga. Jika kamu tidak berhati-hati, gelombang suara yang terlalu keras dapat merobek, bahkan menembus gendang telinga.

Selain itu, penggunaan headphone dalam waktu yang lama juga dapat menimbulkan bahaya lainnya yaitu penumpukkan kotoran telinga. Jika sudah mengalami kondisi ini, kamu mungkin akan merasakan kondisi lainnya, seperti tinnitus, kesulitan mendengar, sakit telinga, dan infeksi telinga.

Sebagai informasi, smartphone atau perangkat audio player kamu lebih berperan dalam menyebabkan kerusakan tersebut. Kamu dapat terpapar suara berkekuatan 85 desibel (dB), yaitu seperti suara dari bisingnya kemacetan kota, sepanjang hari tanpa menyebabkan kerusakan saraf.

Namun, ketika suara mencapai 115 dB, yaitu suara yang tingkat kebisingannya serupa dengan kebisingan konser musik rock atau suara gergaji mesin, kerusakan saraf dapat terjadi dalam waktu kurang dari 1 menit.

Kamu mungkin tidak akan dapat merasakan langsung gangguan pendengaran akibat kerusakan saraf, tapi kondisi tersebut akan semakin parah seiring berjalannya waktu. Beberapa smartphone diketahui mampu memutar musik dengan intensitas suara hingga 120 dB.

Untuk mencegah potensi terjadinya gangguan pendengaran, karena penggunaan headphone yang salah ketika sedang mendengarkan musik. Karena itu, simak beberapa langkah sehat menggunakan headphone yang perlu kamu ketahui, terutama generasi milenial:

  1. Gunakan Headphone Secukupnya

Ketika menggunakan headphone, jangan mendengarkan musik lebih dari 60 persen dari volume maksimal. Pada level itu, kerusakan pendengaran bisa terjadi dalam 15 menit. Karena itu, ada baiknya menjaga volume perangkat kamu sekitar 60% dari kekuatan maksimum.

Kekuatan suara lebih dari 85dB (desibel) dapat mempengaruhi pendengaran. Jika didengarkan selama seharian penuh tanpa henti, telinga bisa rusak secara permanen. Berikan waktu istirahat untuk telingamu, agar kamu tetap bisa menjaganya dengan baik.

Bila kamu adalah tipe orang yang harus mendengarkan musik kapan pun dan di mana pun, beralihlah ke loudspeaker. Perangkat ini bisa kamu gunakan ketika sedang menyetir atau di rumah agar radiasi dari speaker tidak langsung mengenai telingamu.

Pilihlah genre lagu yang tenang ketika mendengarkan lagu, agar gendang telinga tidak terasa sakit. Cara terbaik untuk menghindari gangguan pendengaran yang disebabkan kebisingan. Dengan cara ini, kamu pun bisa menghindari kebisingan tersebut sejauh mungkin.

Perlu diingat, mendengarkan musik terlalu keras melalui headphone dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pendengaran. Tidak sedikit gangguan pendengaran dialami mereka yang masih remaja karena sering mendengarkan musik melalui headphone terlalu keras.

Apalagi, saat ini beberapa pemutar musik termasuk smartphone dapat memberikan peringatan jika kamu mencoba melampaui level pendengaran yang tidak aman. Sehingga secara tidak langsung kamu bisa mendapat notifikasi peringatan dan bisa mengaturnya sesuai kemauanmu.

  1. Durasi Menggunakan Headphone Dalam Sehari

Seperti yang telah dianjurkan oleh World Health Organization atau WHO, batasi penggunaan headphone dengan tidak menggunakan headphone seharian. Oleh karena itu, pastikan untuk tidak menggunakan alat tersebut ketika hendak tidur.

Gunanya untuk menghindari pemakaian yang berlebih dari durasi yang dianjurkan. Perlu kamu ketahui, saat tertidur telinga semakin tertekan karena menerima gelombang suara yang besar dari pemakaian headphone.

Saat mendengarkan musik semalaman hingga tertidur, telinga sudah tidak lagi ‘mendengarkan’. Ada pula dugaan bahwa mendengarkan lagu saat tidur dengan headphone membuat otak jadi kurang beristirahat.

Parahnya, gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh alat tersebut juga dapat merusak sel-sel pada otak. Apalagi kondisi koklea atau rumah siput, yang cukup sensitif terhadap gelombang suara.

Jadi, jangan terlalu lama menggunakan headphone jika hanya sebagai hiburan ya. Cukup gunakan headphone selama kurang lebih 30 menit saja. Tahukah kamu bahwa desibel tinggi dapat menyebabkan kerusakan pendengaran lebih cepat.

Misalnya saja, desibel di atas 80 dapat menyebabkan kerusakan pendengaran dalam hitungan jam. Istirahatlah setidaknya 5 menit setiap jam. Cobalah untuk istirahat dari kebisingan setiap 15 menit.

Berikan pendengaranmu sekitar 18 jam untuk pulih setelah terpapar banyak suara keras. Ingat kesehatan pendengaran kamu sangat berharga. Berbisik itu memiliki tingkat kebisingan 30dB.

Sementara percakapan sekitar berada di angka 60dB. Lalu lintas yang sibuk, kebisingannya sekitar 70 hingga 85dB. Sepeda motor dengan suara knalpot sekitar 90dB. Kebayang kan jika menggunakan knalpot racing yang suaranya memekakkan telinga?

Nah, jika mendengarkan musik dengan volume maksimum melalui headphone itu bisa mencapai 100 hingga 110dB. Sedangkan suara pesawat terbang saat lepas landas, kebisingannya sekitar 120dB.

Untuk mengetahuinya, kamu bisa mengunduh aplikasi pengukur tingkat kebisingan. Tetapi kamu juga harus memastikan, apakah aplikasi tersebut telah dikalibrasi dengan benar untuk mendapatkan pembacaan yang lebih akurat.

  1. Memilih Headphone Yang Dapat Menyaring Kebisingan

Pilihlah headphone yang dapat menyaring kebisingan dari lingkungan sekitar. Contohnya seperti di taman, kamar atau ruang tertutup. Hal ini sangat penting jika kamu suka mendengarkan musik di lingkungan yang bising, seperti jalan raya, kereta atau bus.

Pasalnya, kamu mungkin sering menambahkan volume tanpa sadar untuk mendengarkan dengan lebih jelas. Jangan gunakan headphone ketika berjalan, bermain sepeda, atau menyetir yaa. Karena itu sangat berbahaya, bagi kamu maupun pengguna jalan yang lainnya. Namun, jika sangat ingin memakainya, kamu dapat mengenakan headphone pada satu telinga saja.

  1. Pilih Headphone Yang Nyaman Saat Digunakan

Menikmati ‘me time’ tentu saja harus rileks agar nyaman. Nah, biar  tidak terganggu, sebaiknya kamu memilih headphone yang nyaman digunakan untuk waktu yang relatif lama. Jangan sembarangan dalam memilih headphone. Headphone yang memiliki pelindung busa atau karet yang tipis hanya menutup lubang telinga dan tidak menyaring suara.

Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pengguna untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama. Karena pelindung busa yang nyaman tidak hanya diselipkan pada bagian telinga luar. Pelindung busa yang baik, bisa melindungi telinga dari suara dan headphone secara langsung. Sehingga cara ini memudahkan sirkulasi udara serta memberikan kenyamanan.

  1. Memilih HeadphoneYang Tepat

Sebagian orang menggunakan headphone untuk meredam suara bising yang ada di sekitar. Sebenarnya, headphone dengan kualitasnya yang baik, akan menghasilkan suara yang baik juga.

Supaya tidak menimbulkan efek samping yang merugikan, kamu bisa menggunakan headphone yang memiliki fitur peredam bising atau noise limiter. Tetapi kamu harus tetap ingat untuk membatasi volume suara agar tidak lebih tinggi dari ukuran yang dianjurkan.

  1. Perhatikan Kebersihan DariHeadphone

Layaknya telinga, headphone juga perlu dibersihkan secara berkala. Pastikan untuk membersihkan headphone kamu sekali seminggu. Terutama setelah terkena keringat atau digunakan orang lain.

Gunakan bola kapas yang dibasahi dengan alkohol, kemudian bersihkan kotoran yang tersisa. Hal ini dilakukan untuk mencegah perkembangan kuman dan bakteri yang ada di perangkatmu. Selain menggunakan alkohol, kamu juga dapat membersihkan headphone dengan cara melepaskan bagian silikonnya dan rendam menggunakan air yang dicampur dengan sabun.

Setelah beberapa menit, angkat dan lap dengan menggunakan handuk bersih hingga benar-benar kering. Untuk bagian yang tidak boleh kena air, kamu bisa membersihkannya menggunakan sikat gigi kering secara perlahan-lahan. Dengan begitu, headphone akan senantiasa terjaga kebersihannya.

  1. Kenakan Headphone Dalam Posisi Yang Tepat

Pastikan headphone kamu terpasang dengan tepat, yaitu pas di telinga dan tidak terlalu kencang. Jika telingamu merasa tidak nyaman atau sakit, berarti posisi headphone kamu belum tepat. Segera longgarkan atau gunakan headphone jenis lain. Apabila ketika sedang menggunakan headphone lalu telinga kamu berdenging secara tiba-tiba, segera hentikan penggunaan headphone.

Hal tersebut terjadi karena tubuh kamu khususnya telinga sangat sensitif, sehingga akan dengan cepat memberi alarm agar segera menghentikan penggunaan headphone secara berlebihan.

Itulah beberapa langkah aman dalam menggunakan headphone untuk semua orang, termasuk generasi milenial. Sekali lagi, perlu kamu ingat, bahwa kesehatan pendengaran itu sangat penting loh. Jadi, alangkah baiknya kamu menggunakan headphone berkualitas baik yang dapat membuat ‘me time’ kamu nyaman, dan sekaligus melindungi kesehatan pendengaran. Selamat mencoba!

Total
0
Shares
Next Article

Komunitas Pers Minta Pasal 2d Maklumat Kapolri Dicabut

Related Posts