Badan Kehormatan DPRD Kota Tasik Sikapi Oknum Anleg Tak Sadarkan Diri di Mobil

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD kota Tasikmalaya Nurul Awalin

TASIKMALAYA, BEDAnews.com – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya, ditemukan warga tak sadarkan diri di pinggiran jalan di pusat kota Tasikmalaya.

Hingga kini, belum diketahui apa yang menjadi penyebab, anggota dewan tersebut tak sadarkan diri didalam mobilnya yang terparkir di pinggir jalan.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD kota Tasikmalaya Nurul Awalin mengungkapkan kepada awak media bahwa, berdasarkan kronologis yang disampaikan sang anggota DPRD, dirinya mengaku habis mengonsumsi obat tidur.

Ia menuturkan, berdasarkan laporan kronologi, yang bersangkutan sulit tidur, kemudian minum obat tidur atas rujukan dari dokter. Namun, karena sudah tak kuat mengemudikan mobilnya, maka berhentilah di pinggir jalan, lalu tidur sambil menyalakan musik yang cukup keras.

“Ada yang membangunkan, tapi beliau tidak turun-turun, dan saat itu beliau mengaku dalam kondisi tidak sadar, tapi tidak mengatakan mabuk atau apa, dan sejauh ini tidak ada yang melapor bahwa yang bersangkutan mabuk,” ucapnya, Kamis (22/04/2021).

“Soal penyebab yang bersangkutan tak sadarkan diri dipicu oleh apa? kami tidak bisa memastikan apa penyebabnya. Kalau menurut pengakuan yang bersangkutan, dia habis minum obat tidur,” tambah Nurul.

Atas peristiwa itu, BK memberikan teguran jangan sampai mengulang perbuatan tersebut. Pun dengan pihak partainya juga menyepakati, kalau kembali dilakukan, yang bersangkutan akan diganti atau PAW.

Jika melihat kesalahan berdasarkan penuturan kronologi yang disampaikan beliau, kemudian merujuk pada tata terbit dan kode etik, maka Badan Kehormatan tidak bisa merekomendasikan yang bersangkutan untuk di PAW.

“Jadi yang bersangkutan dinilai lalai, kenapa anggota dewan keluyuran malam-malam, sampai tidak sadarkan diri,” pungkas Nurul. (Noer).

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Bareskrim Polri Ungkap Perkara Investasi Ilegal Modus Cripto EDCCASH, dengan Kerugian Korban Rp. 500 Milyar Lebih

Next Article

Waspadai Turbulensi Politik di Kabinet Jokowi Tahun 2022

Related Posts