Timnas Taekwondo Indonesia Kembali Matangkan Persiapan Menuju Sea Games, Vietnam

Jakarta – ekpos.com – Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) terus mematangkan persiapan Tim Nasional Taekwondo yang akan berlaga di Sea Games XXXI, di Hanoi Vietnam November 2021.

Salah satu program yang akan dilakukan adalah melakukan kembali Seleknas dalam waktu dekat sebagai bagian dari program promosi dan degradasi atlet pelatnas taekwondo Indonesia.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres), Yefi Triaji, sejauh ini PBTI sudah mendapatkan atlet timnas setelah dilaksanakannya seleknas pada Februari lalu. Melalui Surat Keputusan Nomor Skep.11/PBTI/VI/2021 PBTI telah menetapkan susunan tim pelatnas taekwondo Sea Games XXXI,Hanoi, Vietnam.

Dalam susunan tim pelatnas tersebut terdapat 16 atlet putra – putri dari disiplin Kyorugi dan Poomsae serta 13 Official tim, terdiri dari manajer, pelatih asing, pelatih fisik, dokter, teknisi hingga Masseur.

Ditambahkan Yefi, PBTI rencananya akan kembali menggelar Seleknas tahap selanjutnya pada bulan Juli mendatang. Namun mengingat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang angkanya meningkat dan makin masif, PBTI terus berkoordinasi dengan pihak terkait, sambil menyusun formula yang efektif agar Seleknas tetap bisa berlangsung dengan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Seleknas tersebut, menurut Yefi, penting dilaksanakan untuk memastikan bahwa kita mendapatkan atlet terbaik. Sumber atletnya tetap sama, yakni berasal dari atlet yang telah dipanggil melalui Pengurus Provinsinya masing-masing sesuai dengan syarat peserta juara 1 dan ke 2 Pra PON 2019, Juara 1 Popnas 2019 dan Kejurnas PPLP/SKO, serta beberapa pertimbangan teknis dan non teknis dari tim talent scouting.

“PBTI sejak awal menerapkan sistem promosi dan degradasi atlet pelatnas. Apalagi sejauh ini pola pembagian wilayah sudah mulai berjalan. Dan seleknas adalah bagian dari proses memberikan kesempatan kepada daerah untuk membuktikan hasil program pembinaan dan pengembangan prestasinya selama ini yang dilakukan oleh masing-masing Pengprov,” ujar Yefi.

Setelah terpilih atlet yang dipastikan mengikuti Sea Games, jika tidak ada perubahan atau penundaan jadwal karena pandemi, mereka akan mengikuti event-event internasional, antara lain Korea Open di bulan Juli, Islamic Solidarity Games yang akan berlangsung di bulan Agustus dan Kejuaraan Asia di Libanon pada bulan September mendatang.

Sementara itu, Ketua Umum PBTI, Letjen TNI (Purn) H.M Thamrin Marzuki menegaskan bahwa, saat ini kepercayaan diri para atlet sudah semakin baik.

Dirinya mengakui bahwa, prestasi taekwondo Indonesia di Sea Games mengalami pasang surut dan tantangan meningkatkan prestasi terbaik bukanlah pekerjaan ringan. Namun kita selalu optimis sambil berikhtiar untuk terus mengevaluasi diri secara obyektif, agar upaya maksimal yang terus kita lakukan mendapatkan hasil terbaik.

“Salah satunya adalah melalui sistem promosi – degradasi atlet melalui program seleksi nasional yang dilakukan selama ini. Dan kemungkinan sebelum berangkat ke Vietnam, kita akan melakukan satu kali lagi Seleknas, hingga nantinya kita mendapatkan atlet terbaik di nomor dan dikelasnya masing-masing,” tegas Thamrin.

Sementara itu, Kabid Humas PBTI, Ruminta menyampaikan rasa optimisnya bahwa, ditengah persaingan yang ketat dan kompetitif di kawasan Asia Tenggara yang sejauh ini didominasi Vietnam, Thailand dan Filipina, Timnas Indonesia akan bisa menembus persaingan tersebut.

Mantan Kapendam Jaya ini, yakin dengan potensi dan kualitas serta jam terbang bertanding, para atlet Taekwondo Indonesia akan mampu berprestasi maksimal dan menyumbangkan medali untuk bangsa dan negara tercinta ini.

Ditambahkan Ruminta, saat ini timnas taekwondo Indonesia di bawah asuhan Manajer pelatnas yang baru, Laras Fitriana Noviaty Sumarna yang mengikuti kegiatan pemusatan latihan nasional berjumlah 16 atlet terdiri dari:
1. Ni Kadek Heni Prikasih (Asal Bali) yang akan turun di kelas – 46 Kg Bali
2. Megawati Tamesti Maheswari (Jawa Barat) yang akan turun di kelas – 49 Kg
3. Mariska Halinda (Kalimantan Timur) yang akan turun di kelas – 53 Kg
4. Shaleha Fitriana Yusuf (Jawa Tengah) yang akan turun di kelas – 62 Kg
5. Dinda Putri Lestari (Jawa Tengah) yang akan turun di kelas – 73 Kg
6. Reinaldy Atmanegara (Jawa Tengah) yang akan turun di kelas – 54 Kg
7. Muhammad Bassam R R (DKI Jakarta) yang akan turun di kelas – 58 Kg
8. Kenny Rafael Mumpel (DKI Jakarta) yang akan turun di kelas – 63 Kg
9. Adam Yazid Ferdyansyah (Jawa Barat) yang akan turun di kelas – 68 Kg
10. Nicholas Armanto (Jawa Barat) yang akan turun di kelas – 87 Kg
11. Mutiara Habiba (Jawa Tengah) yang akan turun di kategori Poomsae Beregu Putri
12. Defia Rosmaniar (Jawa Barat) yang akan turun di kategori Poomsae Beregu Putri
13. Kevita Deliza Rizkia (Jawa Barat) yang akan turun di kategori Poomsae Beregu Putri
14. Muhammad Alfi Kusuma (Jawa Barat) yang akan turun di kategori Poomsae Beregu Putra
15. Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy (Jawa Tengah) yang akan turun di kategori Poomsae Beregu Putra
16. Muhammad Syarif Hidayatulloh (Jawa Tengah) yang akan turun di kategori Beregu Putra. (Red).

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Kamis Esok, DPPKB Gelar Vaksinasi Massal

Next Article

Pemkot Bandung Siapkan Tambahan 400 Tempat Tidur Baru

Related Posts