Jaga Kiyai dan 3 Juta Santri, Baznas Selenggarakan Vaksinasi Massal

BANDUNG – Ekpos.Com >> Baznas dan Kementerian Agama Kota Bandung serta Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Bandung selengarakan vasinasi massal bagi para santri, kiyai, ulama dan mubaligh di Kota Bandung di Pondok Pesantren Nurul Iman Cibaduyut, Selasa (31/8/2021).

Quota yang disediakan untuk vaksinasi dengan tajuk program “Jaga Kiyai dan 3 juta santri Jabar”, ini sebanyak 2021 dosis vaksin, masing-masing untuk para kiyai, ustadz, ulama dan mubaligh 810 dosis dan untuk para santri 1.211 dosis.

Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) 7 Juli 2021 sekitar 605 orang kiyai, ulama dan pengasuh pesantren yang wafat. Selain itu, cukup banyak santri terpapar Covid 19 di lingkungan pesantren selama wabah melanda dunia termasuk Indonesia.

Ketua Baznas Kota Bandung, Dr. Akhmad Roziqin MAg mengatakan vaksinasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan peluncuran program Jaga Kiyai oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara daring yang digelar serentak di 5 pondok pesantren, Minggu (2/8-2021).

“Kegiatan vaksinasi ini, utnuk membantu Pemerintah Kota Bandung menanggulangi dampak wabah Covid 19 yang telah berlangsung sangat panjang dan memengaruhi berbagai sektor kehidupan, baik kesehatan, ekonomi, sosial,”ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga, membantu Pemkot selama masa pandemi, di antaranya membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan penghasilannya menurun drastis melalui pemberian paket sembako, pemberdayaan ekonomi serta masyarakat yang terpapar Covid 19. Demikian pula kepada para tenaga kesehatan.

“Selama masa pandemi ini Baznas telah menggelontorkan dana dari dana zakat, infak, sodaqoh sebesar Rp. 12.585.687.639 untuk menanggulangi dampak Covid 19 melalui program kesehatan, ekonomi dan jaring pengaman sosial di Kota Bandung,”jelasnya.**

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Perangi Stunting, Dinkes Kota Bandung Selenggarakan Sayembara

Next Article

Kebutuhan Darah dan Plasma Konvaselen di Kota Bandung 500 Labu

Related Posts