[26-Sep-2021 10:12:09 Asia/Jakarta] PHP Fatal error: Uncaught Error: Class 'Powerkit_Module' not found in /home/ekposco1/public_html/wp-content/plugins/powerkit/modules/class-powerkit-custom-fonts.php:12 Stack trace: #0 {main} thrown in /home/ekposco1/public_html/wp-content/plugins/powerkit/modules/class-powerkit-custom-fonts.php on line 12 Pemkot Bandung Gandeng KPK Legalitaskan Aset – Ekpos.com

Pemkot Bandung Gandeng KPK Legalitaskan Aset

BANDUNG – Ekpos.Com >>  Pemkot Bandung menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk legalitas 203 aset milik negara yang nilainya lebih Rp 53,1 miliar, dan pemulihan satu aset bermasalah berupa tanah Kelurahan Cigending seluas 974 meter persegi senilai Rp 892 juta.

“Kami apresiasi wali kota, Kajari, Asdatun Kejati dan Kepala Kantor Pertanahan yang telah berkerja bersama-sama. Sehingga tanah yang bermasalah di era pak wali kota bisa kembali ke pemilik sahnya,” kata Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Yudhiawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/9/2021).

Dikatakan, penyelamatan aset merupakan satu dari delapan area intervensi KPK dalam program pencegahan korupsi di daerah. Semua terangkum dalam Monitoring Center for Prevention (MCP).

Ada tiga fokus yang menjadi sorotan KPK dalam manajemen aset daerah, yaitu melakukan pengamanan dengan sertifikasi, penertiban dengan memastikan kewajiban pihak ketiga menyerahkan aset yang menjadi hak pemda, dan pemulihan aset.ADVERTISEMENT

“Pemulihan aset ini adalah yang seharusnya milik pemerintah, maka yang menjadi milik pemerintah dan harus dikembalikan ke negara. Tidak boleh dimiliki atau dikuasai oleh siapa pun,”  tegas Yudhiawan.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung Andi Kadandio menyatakan komitmennya untuk mendukung pemda secara penuh melakukan sertifikasi atas aset-asetnya.

“Amanat undang-undang agraria tanah-tanah di seluruh Indonesia wajib didaftarkan untuk menjamin kepastian hukum,” ujar Andi.

Menurutnya, banyak pihak baik individu, pemerintah, maupun badan hukum dapat mengklaim kepemilikan tanah. Namun, Andi menegaskan, klaim tersebut tidak akan berdampak jika tidak memiliki sertifikat tanah.

“Hari ini kami akan serahkan satu sertifikat dari lima aset yang bermasalah, yaitu tanah kelurahan Cigending. Sedangkan, dari program registrasi nasional secara simbolis akan kami serahkan 202 sertifikat hak atas tanah seluas 2,5 hektare,” kata Andi.

Wali Kota Bandung Oded M Danial berharap dukungan akan terus diberikan kepada pihaknya dalam menyelesaikan aset-aset milik pemkot lainnya. Untuk itu ia mengapresiasi pendampingan Tim Korsupgah KPK dan segenap pihak yang telah bersinergi membantu pihaknya.

“Saya berharap melalui program MCP KPK, permasalahan tanah-tanah kita di Bandung dapat diselesaikan untuk tahun 2021. Ada 10 lokasi yang bermasalah yang akan kita selesaikan bersama-sama,” papar Oded.bg

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

30 Anak Yatim Piatu di KBB akan Ditangani Khusus

Next Article

Ema: Langgar Prokes Kegiatan PTM akan Ditutup Kembali

Related Posts