[26-Sep-2021 10:12:09 Asia/Jakarta] PHP Fatal error: Uncaught Error: Class 'Powerkit_Module' not found in /home/ekposco1/public_html/wp-content/plugins/powerkit/modules/class-powerkit-custom-fonts.php:12 Stack trace: #0 {main} thrown in /home/ekposco1/public_html/wp-content/plugins/powerkit/modules/class-powerkit-custom-fonts.php on line 12 Tingkatkan Produksi UMKM Pemkot Buka Salapak – Ekpos.com

Tingkatkan Produksi UMKM Pemkot Buka Salapak

BANDUNG – Ekpos.Com >> Untuk meningkatkan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan  Menengah (UMKM), Pemerintah Kota Bandung resmi membuka Galeri Salapak di Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bandung, Minggu 12 September 2021.

Harapannya, Galeri Salapak ini dapat membangkitkan kembali kinerja usaha UMKM Kota Bandumg di masa new normal.

“Alhamdulillah dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi di Kota Bandung, Pak Atet dan jajaran membuat terobosan-terobosan dengan membuka Salapak,” ucap Wali Kota Bandung Oded M Danial saat meresmikan Galeri Salapak.

“Yang menarik adalah Salapak ini dilaksanakan dengan konsep kolaborasi antar pihak yang sangat luar biasa dengan perusahaan-perusahaan yang ada di kota Bandung dan ujung tombaknya adalah koperasi,” terangnya.

Oded pun berharap Galeri Salapak bisa hadir di berbagai penjuru Kota Bandung. Sehingga peningkatan perekonomian UMKM di Kota Bandung bisa merata.

“Di Bandung bagian timur kita akan upayakan membuatnya. Di bagian barat juga ada, insyaallah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Atet Dedi Handiman mengatakan penyediaan Salapak ini menjadi prioritas dalam program pemulihan ekonomi di Kota Bandung.

“Layanan dan sarana yang ada di Salapak ini berupa galeri produk unggulan UMKM, co-working space, konsultasi bisnis dan pendampingan usaha, serta business matching antara pelaku usaha mikro dengan pelaku usaha kecil dan menengah,” kata Atet.

Ia menjelaskan, sebanyak 80 pelaku usaha mikro dengan 90 produk yang telah bergabung di Galeri Salapak. Mulai dari fesyen, kerajinan, hingga kuliner.

Produk-produk tersebut, sambung Atet telah melalui tahapan kurasi yang dilakukan oleh 15 pendamping yang merupakan pelaku UMKM yang sudah berpengalaman.**

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Vaksinasi Untuk Negeri, Koramil 05/Kramatjati Gelar Vaksin 10 Hari di SMPN 281

Next Article

Oded Ingatkan Peserta Seleksi P3K Terapkan Prokes Ketat

Related Posts