Bandung PPKM Level 2, UIN SGD Gelar Perkuliahan Tatap Muka Terbatas, Inilah syarat- syaratnya

Bandung-Ekpos.com – Kota Bandung masuk level 2,  UIN SGD Bandung segera  menyelenggarakan uji coba Perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT) Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 mulai  15 Nopember 2021.

Gelaran  perkuliahan TMT itu, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Rektor UIN SGD Bandung, Prof.Dr.Mahmud, M.Si, nomer: B.2303/UN.05/1PP.00.9/10/2021.

Menurut Wakil Rektor I Prof.Dr.Rosihon Anwar,M.Ag, PTMT akan segera di laksanakan 15 Nopember 2021, Seiring kota Bandung masuk level 2.

“Kami sudah siap,! Semua sudah disiapkan untuk PTMT nanti, mulai pedoman pelaksanaan, Surat Edaran, tempat cuci tangan plus sabun, hand sanitizer, disinfectant, dan Alat pendeteksi suhu.” tegas Rosihon. Saat di konfirmasi, Jumat,22/10/21.

Dijelaskan Rosihon, aspek kesehatan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh rangkaian kegiatan akademik dan perkuliahan.

” PTMT tetap mengutamakan kesehatan, keselamatan dan menerapkan Prokes yang ketat.Tapi, meski begitu, perkuliahan Daring tetap prioritas utama dalam masa pandemi Covid-19. ” ucapnya.

Dipaparkan Dia, kegiatan akademik dan PTMT hanya diperuntukan bagi mahasiswa angkatan 2020 (semester III) , mahasiswa dalam proses penyelesaian tugas akhir (skripsi, tesis disertasi),dan  aktivitas di laboratorium.

” PTMT bagi mahasiswa diluar katagori itu, dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan kondisi pandemi Covid-19. Dan kebijakan pemerintah daerah/ pusat.” terang nya.

Ditegaskan Rosihon, mahasiswa yang memilih PTMT disyaratkan sudah divaksin dosis pertama, ada izin orang tua, kondisi sehat, tidak memiliki penyakit penyerta, dan mematuhi prokes

Serta wajib memperlihatkan hasil tes antigen atau PCR bagi mahasiswa PTMT pertemuan pertama.

Sementara untuk pelaksanaannya, lanjut  Rosihon, mahasiswa yang mengikuti diharuskan mendaftarkan dulu melalui aplikasi SALAM.Perkuiahan Tatap Muka Terbatas  maksimal 50 % dari jumlah rombel.dan yg lainya lewat daring. Untuk durasi waktu,  PTMT hanya 60 menit dan praktikum 120 menit. Dengan menggunakan aplikasi e- knows, gogle meet, Zoom Meeting, dan  WhatsApp.

” Semoga PTMT bisa berjalan lancar dan sukses ” harap Rosihon.

Ditempat terpisah ketua satgas Covid-19, UIN Bandung, yang juga  Wakil Rektor III Prof.Dr.Ah.Fathonih, M.Ag mengatakan  PTMT akan segara dilaksanakan seiring Bandung level 2, dengan prokes yang ketat. Sebab itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan gugus tugas kota Bandung terkait PTMT.

” Nantinya  fakultas, pasca sarjana dan laboratorium terpadu membentuk tim gugus tugas kesehatan dan keselamatan untuk berkoordinasi dengan tim satgas Covid-19 kampus.” kata Fathonih.

Ditambahkan Fathonih, prodi bersama tim gugus tugas fakultas, pasca sarjana dan lab.terpadu melakukan pendataan dan pemantauan mahasiswa yang mengikuti PTMT.” Gugus tugas fakultas dan universitas akan menyiapkan prosedur penanganan darurat jika ditemukan kasus Covid-19 selama PTMT.

8 Fakutas Siap Lakukan PTMT

Hasil pantauan dilapangan, ada  8 Fakultas UIN SGD Bandung  sudah siap untuk menyelenggrakan perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT) sesuai surat edaran rektor dan kondisi kota Bandung yang memasuki PPKM level 2. Salah satu fakultas yang sudah siap melaksanakan PTMT protokol kesehatan  ketat  adalah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Menurut Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Prof.Dr.Hj.Aan Hasanah,M.Ed, didampingi Wakil Dekan II,Dr.Hariman Surya Siregar, M.Ag, dan Kabag TU Edy Fuady,M.Pd. mengatakan FTK secara umum siap melaksakan PTMT baik secara akademik maupun kemahasiswaan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Menurutnya, pelaksanaan PTMT  menggunakan 3 gedung yakni gedung A, B dan PPG. Ketiga gedung itu, sudah memenuhi standar Protokol kesehatan yakni  dilengkapi alat pendeteksi suhu, Hand Santizer otomatis, disinfektan, tempat cuci tangan plus hand soap.

” Untuk pelakasanaan perkuliahan tatap muka terbatas nanti,  tiap gedung sudah dilengkapi dengan  alat pendeteksi suhu, hand sanitizer, disinfektand, tempat cuci tangan plus hand soap.Begitu juga pasilitas ruangan kelas sudah dilengkapi alat pendukung proses perkuliahan.” ujarnya

Sementara, untuk Blended nya  masih menunggu petunjuk dari bagian umum.” Blenednya seperti apa, misalnya perangkat audio, itu menunggu arahan dari bagian umum,Sebab, teknis dalam pelaksanaan PTMT nanti, sebagian mahasiswa dikelas, sebagian virtual.” ucapnya.

Karena itu, harus memiliki beberapa kelas yang mampu mengakses model pembelajaran blended dengan koneksi internet yang bagus serta audio visual yang bisa merekam dan melihat kegiatan dosen dan mahasiswa di kelas yang bisa terkoneksi dengan perkuliahan di luar.

Lebih jauh paparkan, para mahasiswa yang akan mengikuti PTMT harus memenuhi protokol kesehatan yakni, ijin orang tua, sudah divaksin, pake masker, cuci tangan dan jaga jarak.

“para mahasiswa nanti ketika masuk gedung akan dilakukan screening,” ujarnya.

Ditegaskan, dalam pelaksanaan PTMT nanti, jika ada eksiden maka pihaknya terkoneksi dengan pihak satgas covid 19.” untuk masalah mitigasi tingkat fakultas belum ada petunjuk dari satgas gugus covid 19.Karean PTMT belum berjalan, jadi segala kendala  atau kekurangan belum terdeteksi,

” Kami berharap pelaksanaan PTMT nanti berjalan lancar, aman dan sukses sesuai yang kita harapkan semua, ” pungkasnya.***rie

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Bersama Ketua Dewan Dekranasda, Dirut bank bjb Raih Penghargaan Cinematography of Investment Festival

Next Article

Menag Yaqut Jamin Tidak Ada Radikalisme Di Pesantren

Related Posts