Gema Banten Bersatu: Mereka Selalu Cari Celah, Nyerang Jokowi

 

Jakarta – ekpos.com – Ketua Umum Generasi Muda Banten Bersatu (Gema Banten Bersatu), Ade Damanhuri atau Kang Ade sapaannya menyikapi soal laporan pada Polisi dan KPK soal fitnah alat test PCR yang akan dilakukan oleh Iwan Sumule yang meng-atas namakan Prodem atau yang sudah dilakukan Alif dari partai Prima partai baru yang butuh berselancar di media, buat laporan ke KPK 4 November lalu, yang Ketua Umum Prima ini, Agus Jabo yang pernah juga jadi pengurus Gerindra, semua laporan tersebut terkait Menteri kabinet Jokowi seperti Luhut Binsar Panjaitan dan Erick Thohir adalah merupakan dagelan politik, cuma cari popularitas.

Beredar juga di grup Whatsapp bahwa, Prodem akan melaporkan Luhut dan Erick Thohir ke Polda Metro Naya atas dugaan pelanggaran pidana UU no 28 thn 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari KKN, pada Senin (15 November 2021) jam 13 wib. “Iwan Sumule itu kan pengurus DPP Gerindra, Agus Jabo eks Gerindra, yang nyinyir ke Jokowi terakhir soal banjir Sintang, Fadli Zon DPR RI dari Gerindra juga, ada apa sih sebenarnya?? Belum cukup dengan jabatan Menhan tersebut ??? Bertanding saja nanti pada tahun 2024, jangan bermental Sangkuni, lain di mulut dan lain pula di hati,” tegas Aktifis 98 Banten ini, Minggu (14/11).

Seperti yang kita simak bersama soal fitnah alat test PCR ini awalnya di gulirkan Projo dan Joman, organisasi relawan Jokowi pada pilpres 2014 dan 2019, dan akhirnya isu fitnah ini menjadi peluru bagi para anti Jokowi yang selama ini selalu mencari celah untuk menyerang Jokowi. “Iwan Sumule atau Alif maupun Agus Jabo tidak berhak menagih janji atau sok moralis untuk menghukum Jokowi dan kabinetnya dengan cara lapor polisi atau KPK, jika mereka may gunakan hak nya, ngadu aja ke Fadli Zon biar bisa ditindak lanjuti, jadi laporan mereka itu salah kaprah dan cuma dagelan saja,” tegas putra asli Banten ini sambil menyeruput kopi hitamnya dan pembicaraanpun selesai. (Red).

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Dampingi Vaksinasi, Ini yang Disampaikan Babinsa Tanjung Sari

Next Article

Fernando Emas: Soal PCR, Fitnah yang Dipaksa Menjadi Sebuah Data Fakta

Related Posts