Danrem 102/Pjg: Banjir Akibat Tingginya Curah Hujan, TNI – Sejumlah Pihak Siap Menanggungi Bencana

Palangka Raya – ekpos.com – Saat ini, sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah dilanda banjir. Hal itu terjadi karena tingginya curah hujan yang mengakibatkan luapan air pada sejumlah sungai yang ada di daerah ini. Luapan air sungai itu merendam perumahan warga hingga jalan darat.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini sedang mengalami musim hujan. Curah hujan yang tinggi merambah seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Akibatnya sungai meluap di mana-mana dan mengakibatkan banjir. Beberapa sungai tidak cukup menampung debit air yang sangat masif,” kata Komandan Korem 102 Panju Panju, Brigjen TNI Yudianto Putrajaya, Senin (15/11).

Dalam menghadapi banjir di beberapa daerah di wilayah Kalteng, menurut Danrem, Korem 102/Pjg melalui Jodim-Kodim, Koramil dan juga babinsa telah dipersiapkan untuk selalu bersinergi dengan berbagai pihak, seperti Polri, pemerintah daerah, BPBD, serta relawan yang ada, untuk selalu siaga dalam menanggulangi bencana alam tersebut.

“Para Dandim bersinergi dengan unsur pentahelix lainnya seperti Polri, pemda, dunia usaha, media dan masyarakat untuk bahu-membahu menanggulangi bencana banjir di wilayah dengan mendirikan posko penanganan bencana,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Danrem menambahkan, Kepada seluruh prajurit Korem 102/Pjg, ingat bahwa Bakti TNI adalah Darma Bakti TNI dalam menangani masalah sosial dan kemanusiaan termasuk bencana alam, atas permintaan instansi terkait atau atas inisiatif sendiri yang terkoordinasikan dalam rangka pertahanan negara dan membantu kesulitan rakyat sehingga terwujud peningkatan kesejahteraan rakyat, tandasnya.

Sementara di lapangan, tambah danrem, para babinsa telah membantu para korban dibawa ke tempat pengungsian, serta mendistribusikan logistik untuk keperluan para korban banjir.

Update peringatan dini cuaca Provinsi Kalimantan Tengah, sesuai data tanggal 15 November 2021 pukul 16.45 WIB masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di Kabupaten Katingan, khususnya di Petak Malai.

Selain itu juga, di Pulang Pisau (Maliku Bagian Selatan, Pandih Batu, Sebangau Kuala Bagian Selatan), Kabupaten Kapuas (Bataguh, Kapuas Kuala, Kapuas Tengah Bagian Selatan, Mantangai Bagian Tengah, Tamban Catur, Timpah, Dadahub, Kapuas Barat), Kabupaten Barito Selatan (Dusun Hilir Bagian Utara, Dusun Selatan, Jenamas Bagian Utara, Karau Kuala, Gunung Bintang Awai), Kabupaten Barito Utara (Gunung Timang, Montallat), dan Kabupaten Barito Timur (Awang, Dusun Tengah, Dusun Timur, Karusen Janang, Paju Epat, Paku, Patangkep Tutui, Raren Batuah) dan sekitarnya. (Red/Penrem 102/Pjg).

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

Seskoad Gelar Focus Grup Discussion (FGD) Litbanghan II Sismet 2021

Next Article

Kader PDIP: Hasil Survey PDIP Kisaran 25%, Modal Untuk Pilpres 2024

Related Posts