Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM di Cimahi Perketat Prokes

Cimahi, Ekpos.com – Meski ditemukan kasus COVID-19, Harjono memastikan PTM secara keseluruhan di Kota Cimahi akan tetap dilanjutkan. Penutupan hanya akan dilakukan di sekolah yang terdapat kasus positif COVID-19.

Dinas Pendidikan Kota Cimahi meminta sekolah untuk seluruh sekolah di Cimahi untuk memperketat penerapan protokol kesehatan (Prokes). Hal itu, dilakukan setelah dilakukan hasil sementara swab test PCR terhadap 717 guru dan siswa di wilayah Cimahi Utara dan Selatan, ada 8 orang yang hasilnya dinyatakan positif COVID-19. Rinciannya, 5 orang guru dan 3 siswa

“Kita minta protokol kesehatannya supaya diperketat,” imbuh Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono pada Selasa (23/11/2021).

Menurut Harjono bahwa 8 orang guru dan siswa yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona itu berasal dari 7 sekolah SD dan SMP di Kota Cimahi. Ketujuh sekolah itupun harus ditutup sementara dan pembelajaran dialihkan secara daring.

“SD dan 5 SMP baik negeri maupun swasta. Kita tutup sementara. Sudah buat surat edaran ke orang tua selama dua pekan sekolah kembali menggunakan sistem BDR (Belajar Dari Rumah),”  katanya.

Ia menjelaskan, dari 8 guru dan siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19, 4 orang berdomisili di Kota Cimahi dan 4 orang dari luar Kota Cimahi.Harjono menduga  mereka tertular dari luar sekolah.

“Kalau sekolah semuanya sudah disemprot disinfektan. Untuk yang guru dan siswnaya semuanya menjalani isolasi mandiri,” ucap Harjono. (HARGIB-Tam)

 

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article

APKLI: Pemerintah Dalam Meningkatkan Ekonomi, Untuk Kesejahteraan Rakyat

Next Article

Ngatiyana Ancam Beri Saksi Tegas Bagi ASN yang Nekad Cuti Saat Nataru

Related Posts