TULUNGAGUNG || Ekpos.com – Mu’in, seorang pedagang kerupuk keliling yang sudah bertahun-tahun berjualan di Desa Nglurup, merasakan langsung tantangan berat akibat kondisi jalan yang rusak. Salah satu pengalaman ekstrem yang tak terlupakan adalah saat ban sepeda motornya pecah di tengah perjalanan akibat menghantam lubang besar.
“Kalau hujan, jalannya becek dan licin. Pernah ban pecah di jalan, akhirnya harus dorong motor jauh sampai ada bengkel,” cerita Mu’in di lokasi rabat jalan beton TMMD ke-123 Tulungagung, Jum’at (28/02/2025).
Namun, harapan baru mulai muncul seiring dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang tengah mengerjakan rabat beton jalan di Desa tersebut. Dengan perbaikan ini, Mu’in berharap aktivitas berdagangnya akan semakin lancar dan produktif.
“Biasanya kalau jalannya rusak, keliling Desa bisa hampir sejam. Kalau nanti jalannya bagus, mungkin cuma 45 menit. Jadi bisa lebih cepat dan sisa waktunya bisa dipakai buat jualan ke tempat lain,” ujar Mu’in dengan penuh semangat.
Program TMMD ke-123 ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mendukung roda perekonomian masyarakat. Jalan yang lebih baik akan mempercepat distribusi barang dan mempermudah akses warga Desa untuk beraktivitas sehari-hari.
Dengan selesainya proyek ini, Mu’in dan pedagang lain diharapkan dapat merasakan manfaat nyata berupa peningkatan efisiensi waktu dan pengurangan risiko kerusakan kendaraan. Semua ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat, untuk membangun Desa yang lebih maju dan sejahtera. (Red).