Musrenbang RKPD dan FKP RPJMD Demak, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Sebesar 5,5%-6,3%

DEMAK || Ekpos.com – Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Kav Maryoto, S.E, M.Si, M.M menghadiri acara yang di gelar Pemerintah Kabupaten Demak dalam rangka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 serta Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 di Pendopo Kabupaten Demak pada Rabu (26/3/2025).

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan perencanaan yang lebih efektif dan partisipatif.

Kepala Bapperida Demak, Masbahatun Niamah, S.Si, menekankan bahwa, forum ini berperan penting dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data dan aspirasi publik.

Dengan dokumen perencanaan yang berkualitas, diharapkan pembangunan daerah dapat berjalan lebih berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E mengungkapkan bahwa, Kabupaten Demak masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan. Oleh karena itu, inovasi serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi faktor kunci dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T, dalam paparannya menyampaikan bahwa, RPJMD 2025-2029 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5%-6,3%, penurunan tingkat kemiskinan hingga 7,79%, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 78,95 pada tahun 2030.

Dengan sinergi dan inovasi yang kuat, Pemerintah Kabupaten Demak optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten, Demak, H. Zayinul Fata, S.E, yang mengikuti acara secara virtual melalui Zoom, menegaskan pentingnya kesinambungan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik. Ia juga menyoroti perlunya perhatian khusus bagi wilayah pesisir serta sektor pertanian yang menjadi pilar utama perekonomian daerah. Sejalan dengan visi pembangunan daerah, prioritas pembangunan tahun 2026 mencakup peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan sektor produktif lainnya, serta pembangunan infrastruktur strategis.

Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah turut hadir dan memberikan arahan terkait sinergi antara kebijakan pembangunan daerah dan provinsi. Kolaborasi yang erat diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pembangunan serta memastikan program-program daerah selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi.

Acara ini dihadiri oleh Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Demak, Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Tengah, serta 320 peserta dari berbagai sektor.

Melalui forum ini, diharapkan tersusun perencanaan pembangunan yang lebih inovatif, efektif, dan berorientasi pada kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Demak. (Red/Pendim 0716/Demak).

Total
0
Shares
Previous Article

Menjelang Libur Lebaran, Menteri Nusron Umumkan Kantor Pertanahan Tetap Buka Layani Masyarakat

Next Article

DLH Siapkan 1.968 Personil Agar Kebersihan Kota Bandung Tetap Terjaga Saat Kebaran

Related Posts