BANDUNG, Ekpos.Com — Sebanyak 1.827 pelari alias runner mengikuti Yumaju berLeBarun bersama ASICS Charity Run 2025, Sabtu (5/4/2025).
Salah satu pelari yang turut serta yaitu Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Ajang lari perdana di Kota Bandung usai Lebaran ini secara resmi dilepas oleh Farhan.
Dalam sambutannya, Farhan menyatakan, ajang ini menjadi momen penting untuk mendeklarasikan Bandung sebagai “kota paling enakeun untuk para pelari”.
Menurutnya, Bandung memiliki karakter kota yang cocok untuk kegiatan lari, baik dari sisi alam, udara, maupun antusiasme warganya.
“Ini bukan sekadar lari, tapi simbol semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat yang kita dorong di Kota Bandung,” ujar Farhan di hadapan peserta sebelum start di Balai Kota Bandung.
Yumaju berLeBarun menyediakan dua kategori lomba, yaitu lari 5 kilometer dan 10 kilometer. Rute yang dirancang melewati lokasi menarik di sekitar pusat kota.
Lomba ini diselenggarakan oleh Yumaju Coffee bekerja sama dengan ASICS dan bank BJB, dan telah rutin digelar sejak 2021 sebagai bagian dari komitmen terhadap kegiatan sosial.
Berbeda dengan lomba lari biasa, Yumaju berLeBarun mengusung konsep Charity Run. Seluruh dana pendaftaran peserta didonasikan kepada panti asuhan dan panti jompo yang membutuhkan.
Selain nilai sosial, acara ini juga membawa pesan lingkungan. Para peserta diedukasi untuk menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya, mengikuti standar kebersihan dari ajang lari internasional.
Tujuan besarnya adalah menciptakan standar baru event lari yang lebih bersih, tertib, dan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan mengusung tagline “More Than Miles”, Yumaju berLeBarun 2025 menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran sosial dan menciptakan perubahan positif.
Tahun ini, acara berlangsung lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, menegaskan komitmen Kota Bandung sebagai tuan rumah yang ramah, aktif, dan inspiratif bagi komunitas pelari di Indonesia. (ziz)**